Inventori Sparepart
Stok Sparepart yang Nilainya Benar, Bukan Sekadar Jumlahnya
Sparepart adalah uang yang sedang menunggu di rak. Di bengkel bentuknya oli mesin, oli transmisi, coolant, filter, kampas rem, aki, dan busi. Di toko servis elektronik bentuknya LCD, baterai, konektor, dan IC. Bentuk fisiknya jauh berbeda, tapi cara uangnya bocor sama persis: begitu stok hanya dicatat sebagai jumlah, laba yang muncul di laporan tinggal tebakan yang kebetulan rapi bentuknya.
Automan mencatat sparepart sebagai nilai, bukan cuma angka di kolom qty. Tiap kali kulakan menyimpan harga modalnya sendiri, dan nilai itulah yang ditarik keluar saat barang dipakai untuk servis atau dijual.
Harga beli berubah tiap kulakan, catatannya tidak
Ini bagian yang paling sering merusak laporan, dan bentuknya berbeda di tiap jenis usaha.
Di bengkel. Anda kulakan oli mesin sintetik tiga kali dalam sebulan. Kulakan pertama Rp 62.000 per liter. Dua minggu kemudian naik jadi Rp 68.000. Akhir bulan Anda kehabisan di tengah antrean dan terpaksa ambil eceran di toko sebelah seharga Rp 71.000. Lalu satu mobil masuk minta ganti oli 4 liter plus filter oli. Berapa modal pekerjaan itu sebenarnya? Kalau jawabannya “kira-kira” — dan di sebagian besar bengkel memang begitu — maka laba servis yang Anda lihat tiap bulan juga kira-kira.
Di konter. Polanya sama dengan barang yang berbeda. Baterai satu tipe dibeli tiga kali: Rp 80.000, lalu Rp 85.000, lalu Rp 90.000. Kasir menjualnya Rp 130.000. Kalau Anda menebak modalnya Rp 85.000, laba tercatat Rp 45.000. Padahal yang benar-benar diambil teknisi dari laci adalah baterai kulakan terakhir yang modalnya Rp 90.000, jadi laba riilnya Rp 40.000.
Selisih Rp 5.000 terlihat sepele untuk satu transaksi. Untuk ratusan pekerjaan sebulan, selisih itu jadi angka yang membuat Anda merasa untung sambil kas menipis. Namanya laba palsu: rapi di kertas, tidak pernah ada di rekening.
Kartu stok menyimpan harga modal tiap kali kulakan
Automan memecah persediaan di kartu stok menurut kulakannya. Setiap pembelian masuk sebagai kelompok sendiri, lengkap dengan tanggal dan harga modalnya — bukan dicampur jadi satu keranjang tanpa riwayat.
Cara menghitung harga modal yang keluar pun Anda yang tentukan, dan pilihannya berlaku untuk seluruh toko:
- FIFO — yang masuk duluan keluar duluan. Barang dari kulakan paling lama dipotong lebih dulu saat dipakai atau dijual. Cocok untuk barang yang punya umur simpan atau masa garansi supplier — oli, coolant, minyak rem, aki, dan sebagainya — supaya stok lama tidak ketinggalan di rak belakang sampai tidak layak dipakai.
- Rata-rata. Sistem menghitung ulang harga modal rata-rata tiap kali ada pasokan baru. Cocok kalau Anda tidak ingin memikirkan kulakan satu per satu tapi tetap butuh harga modal yang konsisten untuk laporan dan bagi hasil.
Yang penting: Anda tidak perlu membuat kode produk baru tiap harga beli berubah. Satu produk tetap satu produk. Harga kulakannya yang berbeda-beda, dan sistem yang mengurus kulakan mana yang dipotong lebih dulu.
Satu barang, dua satuan
Bengkel jarang membeli dan memakai barang dalam satuan yang sama. Oli dibeli per galon atau per drum, tapi dipakai per liter dan dibagi ke beberapa kendaraan. Grease dibeli per kaleng, dipakai per gram. Di konter polanya mirip: kulakan konektor charger per dus isi 50, dijual per pcs.
Multi-satuan menangani ini. Anda menentukan satuan besar untuk pembelian, satuan kecil untuk pemakaian, dan konversinya. Sesudah itu perhitungan sisa stok dan harga modalnya urusan sistem. Tidak perlu lagi kalkulator di meja kasir hanya untuk tahu sisa oli setengah galon itu nilainya berapa.
Arus stok: pembelian menambah qty, pemakaian servis mengurangi qty, dan setiap baris menunjuk transaksi asalnya.
Nomor seri untuk barang yang dipertanyakan belakangan
Ada barang yang klaimnya datang berminggu-minggu sesudah dipasang, dan saat itu ingatan sudah tidak bisa diandalkan.
Di konter, kasusnya klasik: pelanggan kembali dua minggu kemudian membawa LCD retak dan bilang itu cacat pabrik. Tanpa identitas unik, Anda tidak punya cara membedakan LCD yang benar-benar Anda pasang dengan LCD dari tempat lain yang kebetulan mirip.
Di bengkel, barang yang paling sering jadi bahan perdebatan adalah aki. Aki bergaransi yang drop dalam dua bulan bisa jadi memang cacat, bisa juga sudah ditukar dengan aki lain di luar. Nomor seri yang tercatat sejak barang masuk menutup ruang tebak-tebakan itu.
Automan mencatat serial number dan IMEI per unit untuk barang yang memang butuh identitas unik. Pemeriksaan garansi jadi soal membuka catatan, bukan soal siapa yang lebih yakin.
Part copotan tidak muncul dari langit
Usaha servis punya kebiasaan yang tidak dikenal toko ritel biasa: mengambil part dari unit lain.
Di konter, teknisi mengambil kamera, speaker, atau papan tombol dari ponsel mati total yang dibeli murah sebagai rongsokan, karena part barunya sudah tidak diproduksi. Di bengkel, part copotan dari kendaraan lain juga lazim dipakai untuk tipe yang partnya langka atau mahal kalau baru.
Di aplikasi stok biasa, kejadian ini tidak punya tempat. Akibatnya part copotan dianggap bernilai nol rupiah — dan laba servis yang memakainya langsung terlihat luar biasa bagus. Padahal Anda mengorbankan aset fisik yang dibeli dengan uang, cuma tidak mencatat penyusutannya.
Automan mendukung pencatatan sparepart kanibal. Part yang diambil tetap punya asal dan nilai di inventori, jadi harga modal pekerjaan servis tidak terlihat lebih kecil dari kenyataan.
Stok opname: selisih dicatat, bukan dihapus
Selisih pasti terjadi. Yang menentukan sehat atau tidaknya usaha Anda bukan ada-tidaknya selisih, tapi apa yang terjadi sesudah selisih ketahuan.
Di Automan, stok opname mencatat selisih sebagai penyesuaian yang berjejak — ada tanggalnya, ada jumlahnya, ada nilai rupiahnya. Bukan angka yang diam-diam diganti supaya cocok. Jadi kalau tiga bulan berturut-turut kampas rem tipe tertentu selalu kurang, itu bukan lagi perasaan; itu pola yang bisa Anda tunjukkan ke orang yang perlu menjelaskannya.
Katalog sparepart tidak dimulai dari halaman kosong
Membuka aplikasi baru lalu disuruh mengetik ratusan nama part dari nol adalah alasan paling umum sebuah sistem stok berhenti dipakai di minggu kedua.
Wizard Jenis Usaha — enam langkah berurutan: Toko, Unit, Servis, Produk, Nota & Aturan, lalu Tinjau — menyiapkan struktur katalog awal sesuai jenis usaha yang Anda pilih.
Untuk bengkel mobil, kategori yang disiapkan mengikuti cara bengkel benar-benar menyusun rak: Pelumas & Fluida (oli mesin, oli transmisi & ATF, coolant, minyak rem) dan Sparepart (filter oli, filter udara, filter kabin, kampas & sistem rem, busi & pengapian, aki mobil, suspensi & kemudi, belt & timing). Untuk bengkel motor, katalognya menyesuaikan lagi — termasuk oli mesin motor dan kebutuhan servis CVT. Untuk toko servis elektronik, katalognya berisi kategori yang relevan di sana.
Semua isian rekomendasi itu boleh Anda buang seluruhnya dan diganti daftar milik sendiri. Yang disiapkan sistem adalah titik mulai, bukan aturan.
Satu batas yang perlu Anda tahu sejak awal: satu Store App dipakai untuk satu macam unit — kendaraan atau elektronik dan barang umum. Kalau Anda punya bengkel motor sekaligus konter HP, keduanya berjalan sebagai dua Store App di bawah satu akun, bukan dicampur dalam satu katalog.
Stok tidak berdiri sendiri
Nilai persediaan yang benar baru berguna kalau ia mengalir ke tempat lain, dan di Automan memang begitu.
Setiap penjualan di POS penjualan langsung memotong stok beserta nilainya. Part yang dipakai mekanik atau teknisi dalam pekerjaan servis ditarik dari kulakan yang tepat lewat manajemen servis. Barang yang ternyata rusak sebelum dipasang — kampas salah tipe, filter salah nomor, LCD dead pixel — dicatat lewat retur, klaim & ralat lengkap dengan asal kulakannya, sehingga klaim ke supplier punya dasar.
Punya lebih dari satu cabang? Part yang menganggur di satu tempat bisa dikirim ke cabang yang membutuhkannya lewat transfer stok antar toko, dan harga modalnya ikut berpindah alih-alih di-reset jadi nol.
Ujungnya semua bermuara ke laporan keuangan yang angkanya berdiri di atas harga modal nyata, bukan taksiran.
Yang berubah buat pemilik
Laba per pekerjaan jadi angka, bukan perasaan. Ganti oli 4 liter plus filter punya modal yang bisa dibuka, bukan diperkirakan dari harga kulakan yang paling Anda ingat.
Barang mahal berhenti hilang diam-diam. Aki, LCD, dan part bernilai tinggi punya jejak: masuk kapan, dari pembelian mana, keluar untuk pekerjaan apa.
Keputusan kulakan punya dasar. Anda tahu part mana yang perputarannya cepat dan mana yang sudah setengah tahun tidak bergerak — jadi uang tidak terus mengendap di rak untuk tipe yang jarang masuk.
Selisih jadi bahan perbaikan, bukan bahan curiga. Karena penyesuaian tercatat lengkap dengan nilainya, pembicaraan soal stok berhenti jadi soal saling percaya.
Mulai dari rak yang paling sering bikin pusing
Anda tidak perlu memindahkan seluruh gudang di hari pertama. Mulai dari kelompok barang yang paling sering selisih atau paling mahal — oli dan filter di bengkel, LCD dan baterai di konter — lalu tambahkan sisanya sambil jalan. Produk dan persediaan bisa diimport dari Excel memakai template, dan saldo awal akuntansi disiapkan lewat wizard saldo awal.
Paket Lite gratis selamanya tanpa memerlukan kartu kredit, dengan proses pendaftaran yang cepat dan toko aktif kurang dari 1 menit saja — cukup untuk menguji satu rak dengan data Anda sendiri sebelum memutuskan.
Ingin melihat cara kerjanya lebih dulu? Coba demo Automan untuk mengikuti satu transaksi dari part keluar sampai muncul di laporan, lihat konteks lengkapnya untuk bengkel otomotif atau toko servis elektronik, dan bandingkan batas tiap paket di halaman harga.
Tiga hal yang kami sebut di depan
Pertama, Automan versi web butuh internet — tidak ada mode offline, tidak ada antrean transaksi yang menyusul saat sinyal kembali. Namun untuk kerja lapangan, aplikasi Android Automan Mobile tetap jalan saat sinyal hilang: transaksi antre di HP dan terkirim sendiri begitu sinyal kembali. Kedua, Paket Lite membatasi transaksi harian: 20 pembelian, 10 penjualan, 5 servis, dan 40 retur per hari; di atas itu perlu Pro. Ketiga, satu Store App dipakai untuk satu macam unit — kendaraan saja, atau elektronik dan barang umum saja — jadi katalog sparepart yang disiapkan sistem mengikuti pilihan itu.
FAQ
Apakah bisa migrasi dari Excel?
Kalau sparepart sama tapi harga belinya beda tiap kulakan, bagaimana?
Oli saya beli per galon tapi dipakai per liter. Bisa?
Bisa melacak serial number atau IMEI?
Bagaimana kalau stok fisik tidak cocok dengan sistem?
Saya sering ambil part copotan dari unit lain untuk servis. Bisa dicatat?
Bisa tahu part apa yang mau habis sebelum kehabisan?
Baca juga
- Fitur
Retur, Klaim & Ralat
Stok rusak dan klaim supplier bergantung pada asal barang yang tercatat.
- Fitur
POS & Penjualan
Tiap penjualan langsung memotong stok yang benar.
- Fitur
Multi Cabang
Kirim part ke cabang lain dengan harga modalnya ikut berpindah.
- Fitur
Laporan Owner
Harga modal yang rapi membuat laba di laporan bisa dipercaya.
Sudah punya masalah yang jelas?
Lihat demo alur yang paling relevan: servis, retur, stok, WhatsApp, atau laporan.