Mengaktifkan & Menyetel Canvassing: Batas Aman untuk Sales Keliling

Tingkat Menengah Peran Owner, Admin Modul Canvassing Estimasi 12 menit
Diperbarui

Ada satu ketakutan yang menahan hampir setiap toko dari memulai jualan keliling: begitu barang naik ke motor atau mobil sales, kendali Anda ikut naik ke sana juga. Harga bisa diubah seenaknya di jalan, piutang menumpuk tanpa batas, dan kalau HP-nya hilang sinyal — apakah transaksinya ikut hilang?

Automan membalik urutan itu. Anda yang menentukan dulu apa yang boleh terjadi di lapangan, baru sales dilepas membawanya. Bukan sebaliknya — melepas dulu, lalu berharap yang terbaik. Halaman Pengaturan → Transaksi → Penjualan → Canvas adalah tempat semua batas itu ditulis sekali, dan berlaku ke setiap HP canvasser seketika itu juga tanpa perlu update aplikasi.

Tiga seksi, tiga jenis kendali. Kebijakan Aksi Canvasser menjawab pertanyaan “boleh melakukan apa” lewat sembilan sakelar — dari menambah pelanggan sampai mewajibkan foto bukti serah terima. Aturan Perjalanan menjawab “sampai kapan dan sebanyak apa” — termasuk satu angka yang jarang disadari orang sebagai penentu utama: jatah nomor per pengambilan, yaitu berapa nomor nota yang dibawa HP sekaligus supaya sales tetap bisa mencatat transaksi walau sinyalnya hilang seharian penuh. Dan Pelacakan Lokasi menjawab “diawasi atau tidak” — dengan satu fakta yang perlu Anda ketahui sejak awal: bawaannya mati total. Automan tidak diam-diam merekam ke mana HP sales pergi; Anda yang memutuskan, dan sampai Anda menyalakannya sendiri, tidak ada satu titik lokasi pun yang terkirim.

Yang membuat halaman ini berbeda dari sekadar formulir pengaturan adalah kecepatannya. Tidak ada proses persetujuan, tidak ada canvasser yang perlu memperbarui aplikasinya dulu — begitu Anda menekan Simpan, batas yang baru berlaku seketika di HP yang sedang dipegang sales, di manapun dia sedang berdiri. Itu berarti kesalahan pun bisa dikoreksi secepat itu juga: menyadari sebuah sakelar keliru menyala jam sepuluh pagi, matikan jam sepuluh lewat lima, dan sales di jalan langsung mengikuti aturan barunya.

Tutorial ini menuntun Anda melalui ketiga seksi itu satu per satu — bukan sekadar di mana tombolnya, tapi bagaimana memilih angka dan sakelar yang pas untuk pola kerja toko Anda sendiri, sebelum HP pertama benar-benar dibawa keluar pintu.

Catatan

Screenshot UI untuk tutorial ini menyusul. Panduan tetap bisa diikuti lewat nama menu, tombol, dan field yang disebutkan di setiap langkah.

Yang perlu disiapkan

  • Anda memegang akun Owner/Admin dengan akses Panel Akun untuk mengaktifkan modul.
  • Data produk dan stok sudah terisi — canvasser memuat barang dari stok yang sama dengan toko.

Langkah-langkah

  1. Aktifkan dulu modul Penjualan Keliling (Canvassing)

    Sebelum menu Canvas muncul di mana pun, modulnya harus dinyalakan lebih dulu. Buka Panel Akun → Kelola Modul, cari "Penjualan Keliling (Canvassing)", lalu aktifkan. Begitu aktif, dua menu baru muncul sekaligus: Transaksi → Penjualan → Canvas (tempat perjalanan sales berjalan) dan Pengaturan → Transaksi → Penjualan → Canvas (tempat Anda menyetel batasnya). Tutorial ini fokus ke yang kedua — menyetel batas sebelum HP pertama dibawa keluar.

  2. Buka Pengaturan → Transaksi → Penjualan → Canvas

    Halamannya berisi tiga seksi berurutan: Kebijakan Aksi Canvasser, Aturan Perjalanan, dan Pelacakan Lokasi. Di bagian bawah ada tombol Simpan dan Reset, dengan satu catatan yang perlu Anda camkan: perubahan langsung diterapkan ke aplikasi canvasser. Tidak ada jeda persetujuan, tidak perlu canvasser memperbarui aplikasi — begitu Anda tekan Simpan, batas barunya berlaku seketika di HP yang sedang dipegang sales di jalan.

  3. Setel Kebijakan Aksi Canvasser — sembilan sakelar yang menentukan sales boleh apa

    Seksi ini berisi sembilan toggle on/off, dan tiap satu menjawab pertanyaan "boleh atau tidak" untuk satu tindakan: menambah pelanggan baru, menagih piutang lama, menerima pesanan tanpa barang keluar, melayani retur di tempat, mengubah harga jual, menambah muatan di tengah perjalanan, serah terima barang antar canvasser lewat QR, wajib foto bukti saat serah terima, dan mewajibkan muatan disetujui petugas toko dulu sebelum berangkat. Jangan menyalakan semuanya begitu saja — tiap sakelar yang menyala adalah satu kepercayaan yang Anda berikan tanpa pengawasan langsung.

  4. Putuskan mana yang benar-benar perlu menyala untuk toko Anda

    Toko yang baru mulai canvassing biasanya lebih aman mematikan "Boleh mengubah harga" dan "Boleh melayani retur" dulu — kunci harga sesuai daftar, dan alihkan retur ke toko sampai polanya jelas. Sebaliknya, "Wajib foto bukti serah terima" dan "Muatan harus disetujui dulu" hampir selalu layak dinyalakan sejak hari pertama: keduanya bukan pengaman terhadap sales yang nakal saja, tapi juga terhadap salah hitung yang wajar terjadi di lapangan.

  5. Setel Aturan Perjalanan — batas hari, batas jam luring, dan awalan nota

    Seksi kedua mengatur ritme perjalanan. Batas hari sebelum wajib setor (bawaan 7, bisa 1–30) menandai perjalanan yang lebih lama dari itu sebagai telat. Batas jam luring untuk jual tempo (bawaan 72, bisa 1–720) mengunci penjualan tempo begitu HP tidak tersambung lebih lama dari itu — supaya piutang tidak menumpuk dari sales yang sinyalnya hilang berhari-hari. Ada juga batas piutang (None atau ikut batas tiap pelanggan), perlakuan barang kurang saat setoran (mis. dicatat saja atau ditindaklanjuti), dan awalan nomor nota (bawaan "CVS", 1–10 karakter A–Z/0–9/tanda hubung, otomatis huruf besar — jadi nota tercetak seperti CVS-000123).

  6. Perhatikan baik-baik: Jatah nomor per pengambilan — ini kunci kerja offline

    Satu angka di seksi ini menentukan apakah klaim "tetap jalan tanpa sinyal" benar-benar berlaku atau cuma slogan: Jatah nomor per pengambilan, bawaan 500, rentang 50–5000. Ini jumlah nomor nota yang diambil sekaligus oleh HP setiap kali tersambung, supaya sales bisa terus mencatat transaksi baru walau sinyal hilang berjam-jam — nomornya sudah di tangan, tidak perlu minta lagi ke server tiap kali menjual. Toko dengan banyak canvasser aktif bersamaan sebaiknya menaikkan angka ini; toko dengan satu-dua sales dan sinyal yang cukup stabil boleh membiarkannya di bawaan.

  7. Setel Pelacakan Lokasi — dan sadari bahwa bawaannya mati

    Seksi ketiga berisi toggle Rekam lokasi canvasser, dan yang perlu Anda tahu: bawaannya MATI. Selama Anda tidak menyalakannya sendiri, HP sales tidak mengirim titik lokasi sama sekali — bukan karena rusak, tapi karena memang begitu keadaannya sampai Anda memutuskan lain. Kalau Anda menyalakannya, dua angka mengikuti: jarak rekam berkala dalam menit (bawaan 5, 1–60 — makin kecil makin sering, tapi makin boros baterai), dan lama simpan riwayat lokasi dalam hari (bawaan 30, isi 0 untuk selamanya, atau 7–3650; kalau Anda isi 1–6 sistem otomatis menaikkannya jadi 7).

  8. Tekan Simpan, lalu uji dengan satu perjalanan kecil

    Setelah tiga seksi terisi sesuai kebutuhan toko, tekan Simpan. Jangan langsung melepas lima canvasser sekaligus dengan pengaturan baru — coba dulu satu perjalanan pendek, lihat apakah sakelar yang Anda matikan benar-benar memblokir tindakannya di HP, dan apakah jatah nomor cukup untuk lama perjalanan yang biasa ditempuh. Baru setelah itu Anda yakin batasnya sudah pas sebelum dipakai ramai-ramai.

Hasil akhir

Modul Canvassing aktif dan tiga seksi pengaturannya — kebijakan aksi, aturan perjalanan, dan pelacakan lokasi — sudah disetel sesuai kebutuhan toko, dengan jatah nomor offline yang cukup dan rekam lokasi yang Anda putuskan sendiri kapan dinyalakan.

Kalau ada kendala

Menu Canvas tidak muncul sama sekali, baik di Transaksi maupun Pengaturan

Modul "Penjualan Keliling (Canvassing)" belum aktif. Cek Panel Akun → Kelola Modul — statusnya harus aktif, bukan sekadar terpasang. Menu selalu mengikuti modul; tidak ada menu tanpa modulnya menyala.

Sales bilang HP-nya sudah tidak bisa mencatat transaksi baru padahal masih di jalan

Kemungkinan besar jatah nomor per pengambilan sudah habis dan HP belum sempat tersambung ulang untuk mengambil jatah baru — atau batas jam luring untuk jual tempo sudah terlampaui sehingga penjualan tempo terkunci. Naikkan jatah nomor per pengambilan bila perjalanan sales memang panjang dan sinyal di rutenya sering putus.

Saya menyalakan Rekam lokasi canvasser tapi titik lokasinya kosong

Pelacakan hanya berjalan selama aplikasi terbuka di layar HP sales, bukan di latar belakang terus-menerus. Pastikan juga jarak rekam berkala sudah terisi wajar — kalau Anda baru saja menyalakan togglenya, tunggu satu siklus rekam berikutnya sebelum menganggapnya gagal.

Saya isi simpan riwayat lokasi dengan angka kecil seperti 3 hari, tapi yang tersimpan malah 7

Itu memang perilakunya. Nilai 1–6 otomatis dinaikkan jadi 7 — sistem tidak mengizinkan riwayat lokasi disimpan kurang dari seminggu, kecuali Anda mengisi 0 untuk disimpan selamanya.

Saya mematikan "Boleh mengubah harga" tapi sales masih bisa mengetik harga baru di HP

Periksa apakah Simpan sudah ditekan setelah mengubah sakelarnya — perubahan memang langsung diterapkan begitu disimpan, tapi kalau layar ditinggal sebelum menekan Simpan, pengaturan lama yang masih berlaku. Cek juga apakah sales sedang memakai HP yang sama yang tertaut ke toko ini.

Saya ingin sebagian sales lebih longgar dan sebagian lebih ketat, tapi pengaturan ini terasa berlaku untuk semua

Benar — kebijakan aksi di halaman ini berlaku satu set untuk seluruh canvasser toko, bukan per orang. Kalau Anda butuh perbedaan per sales, kombinasikan dengan hak akses per Tipe pengguna di Pengaturan → Pengguna, supaya lapisan izin akun menutupi apa yang tidak bisa dibedakan di sini.