Cara Mencatat Pengeluaran dan Beban Toko
Sewa, listrik, kopi untuk pelanggan, ongkos kirim, servis kompresor. Uang keluar sepanjang hari lewat pintu yang tidak ada di catatan mana pun.
Selama beban tidak tercatat, laba rugi hanya bercerita separuh — pendapatan besar, biaya samar, lalu Anda heran ke mana perginya uang.

Aturan praktisnya satu: setiap uang keluar dari kantong toko harus ada catatannya — sekecil apa pun. Beban Rp10.000 yang tidak dicatat tiga kali sehari adalah hampir satu juta rupiah “hilang” per bulan yang tidak pernah bisa dijelaskan.
Yang perlu disiapkan
- Channel pembayaran (kantong uang) sudah diatur.
Langkah-langkah
-
Buka Transaksi → Pengeluaran
Semua uang keluar di luar pembelian stok dicatat di sini: listrik, sewa, internet, konsumsi, transport, dan sejenisnya.
Semua uang keluar di luar pembelian stok dicatat di sini. -
Pilih atau buat kategori beban
Kategori membuat laba rugi bisa dibaca per jenis biaya. Cukup beberapa kategori besar dulu — jangan terlalu detail sampai malas mencatat.
Kategori besar dulu — yang penting konsisten dicatat. -
Isi tanggal sesuai kejadian, bukan tanggal input
Kalau bayar listriknya kemarin tapi baru dicatat hari ini, isi tanggal kemarin. Laporan periode mengikuti tanggal kejadian ini.
Laporan periode mengikuti tanggal kejadian yang Anda pilih. -
Isi jumlah dan keterangan singkat
Keterangan singkat ("listrik toko Juni") membuat angka mudah dikenali saat dibaca ulang di laporan.
Keterangan singkat memudahkan membaca ulang angka di laporan. -
Pilih Kantong Pengirim dan Metode Bayar
Kantong Pengirim adalah tempat uangnya keluar — kas laci, rekening, atau e-wallet — dan saldo kantong itulah yang berkurang. Jangan bayar beban toko dari uang pribadi tanpa dicatat; kalau terpaksa, catat tetap di sini supaya laba rugi tidak berbohong.
Saldo kantong yang dipilih itulah yang berkurang. -
Sebutkan penerimanya, lalu lampirkan Bukti Transaksi
Ada kolom Jenis Penerima Pembayaran dengan dua pilihan: Vendor untuk pihak yang sudah terdaftar, atau Custom untuk pengeluaran sekali jalan seperti kopi dan parkir. Sekalian lampirkan Bukti Transaksi — foto struknya. Tiga bulan lagi, satu foto jauh lebih menenangkan daripada satu baris angka tanpa penjelasan.
Beban langsung terbaca di arus kas dan laba rugi. -
Tekan Proses, lalu cek laporan
Tombolnya bernama Proses. Ada juga Status Pending untuk pengeluaran yang sudah disetujui tapi belum dibayar. Sesudah diproses, angkanya langsung terbaca di arus kas dan laba rugi, dan saldo kantong berkurang sesuai catatan.
Hasil akhir
Setiap uang keluar toko tercatat dengan kategori, tanggal kejadian, dan kantong yang benar — laba rugi menunjukkan untung yang sudah dikurangi biaya nyata.
Kalau ada kendala
Beban tidak muncul di laba rugi periode ini
Cek tanggal beban yang diisi — laporan mengikuti tanggal kejadian yang Anda pilih, bukan kapan datanya diinput.
Salah pilih kantong pembayar
Koreksi lewat alur ralat yang berjejak — jangan hapus-buat-ulang, supaya jejak keuangannya tetap bisa ditelusuri.
Bingung ini beban atau pembelian stok
Barang yang akan dijual/dipakai servis = pembelian (masuk stok). Biaya operasional yang habis dipakai = beban. Kalau ragu, tanyakan: barang ini menambah stok atau tidak?