Stiker QR Servisan: Unit Tidak Lagi Tertukar
Masalahnya bukan pada satu unit. Masalahnya pada unit kedelapan belas.
Delapan belas ponsel di rak, sebagian tanpa casing, sebagian bermerek sama, dan satu-satunya pembeda adalah selembar kertas kecil yang sudah dua kali jatuh dan ditempel ulang dengan selotip. Setiap kali ada yang bertanya “yang punya Bu Ani mana?”, seseorang membongkar rak.
Stiker QR menyelesaikan itu dengan cara yang paling membosankan: menempelkan identitas langsung ke bendanya. Yang tercetak bukan sekadar tulisan yang harus dibaca orang, melainkan kode yang bisa dibaca mesin — sehingga menemukan pekerjaannya cukup dengan satu pindaian dari HP.
Isinya Anda tentukan sendiri, persis seperti mengatur nota. Toko yang raknya sempit mungkin cukup memakai preset paling ringkas: kode dan nama pelanggan saja. Bengkel yang unitnya besar dan menginap berhari-hari biasanya butuh yang lengkap — nomor unit, plat, keluhan singkat, nomor rak, dan nama teknisi yang memegang.
Satu detail kecil yang menentukan banyak hal di lapangan: isi kode QR-nya adalah kode cari polos, bukan alamat web. Artinya kode itu bisa dipindai aplikasi HP, dan bisa juga sekadar diketik atau ditempel ke kolom pencarian mana pun di aplikasi web. Penanda yang sama bekerja untuk teknisi yang membawa HP dan untuk admin yang duduk di depan komputer.
Yang perlu disiapkan
- Printer stiker atau printer struk 58mm/80mm. Bisa juga dicetak jadi PDF dulu untuk mencoba ukurannya.
- Hak akses ubah untuk pengaturan stiker, dan hak lihat servisan untuk mencetaknya.
Langkah-langkah
-
Buka Pengaturan lalu Perbaikan lalu Stiker QRCode
Halaman ini murni pengaturan: sisi kiri berisi pilihan, sisi kanan memperlihatkan pratinjau yang berubah seketika. Latarnya sengaja abu-abu, dan yang putih hanya kertas stikernya — supaya ukurannya tidak berbohong.
Kiri mengatur, kanan langsung memperlihatkan hasilnya. -
Pilih salah satu preset dulu sebelum mengatur sendiri
Ada lima preset siap pakai, dari stiker 58mm yang hanya memuat kode sampai stiker 80mm yang memuat keluhan dan nama teknisi. Mulailah dari yang paling mendekati kebutuhan toko, baru rapikan bagian yang kurang.
Lima preset menutup hampir semua kebutuhan toko. -
Tentukan ukuran kertas dan tinggi stikernya
Lebar mengikuti kertas 58mm atau 80mm, sedangkan tinggi, jarak tepi, jarak antar baris, dan ukuran QR dipilih dari daftar angka — bukan diketik. Ukuran QR ikut menentukan tinggi kepala stiker, jadi ubahlah pelan-pelan.
-
Pilih isi stikernya satu per satu
Yang bisa dimunculkan antara lain kode cari, nomor unit, nama pelanggan, item, plat nomor, tanggal masuk, keluhan, nomor rak, dan nama teknisi. Baris plat nomor otomatis disembunyikan bila toko Anda tidak menangani kendaraan sama sekali.
Isi stiker dipilih sendiri, satu per satu. -
Atur jumlah salinan dan cara cetaknya
Salinan berguna kalau Anda menempel satu di unit dan satu di kartu kerja. Cara cetak bisa PDF, USB, jaringan, atau bluetooth — PDF paling aman untuk mencoba ukuran sebelum menghabiskan kertas.
-
Cetak stikernya dari daftar servisan
Stiker dicetak dari tempat yang sama dengan nota: pilihan cetak pada daftar Perbaikan kini berisi Standar, Thermal, dan Stiker QR. Tidak ada halaman terpisah yang perlu dihafal.
Stiker dicetak dari tempat yang sama dengan nota. -
Tempel stikernya di unit, bukan di kartu kerja saja
Gunanya baru terasa saat unit menumpuk. Kode QR-nya berisi kode cari polos, jadi selain dipindai lewat aplikasi HP, isinya juga bisa langsung ditempel ke kolom pencarian menu mana pun di aplikasi web.
-
Pindai dari HP untuk membuka pekerjaannya
Teknisi memindai stiker lewat aplikasi Android, lalu memilih aksi yang relevan: ambil pekerjaan, lihat detail, konfirmasi pelanggan, atau serahkan ke pelanggan. Setelan stiker yang sama juga dipakai saat mencetak dari HP.
Hasil akhir
Setiap unit yang masuk membawa penanda yang bisa dibaca mesin maupun mata, isinya sesuai kebutuhan toko Anda, dan satu pindaian sudah cukup untuk membuka pekerjaan yang tepat tanpa mencari di daftar.
Kalau ada kendala
QR-nya tidak terbaca oleh pemindai
Perbesar ukuran QR-nya satu tingkat. Kode QR butuh ruang kosong di sekelilingnya; QR yang terlalu kecil atau terlalu mepet garis pemisah sering gagal dibaca, terutama pada cetakan thermal yang tintanya menyebar.
Stikernya terpotong saat dicetak
Tinggi stiker lebih besar daripada kertas yang terpasang. Turunkan tinggi stiker, atau kurangi isian yang ditampilkan. Cetak ke PDF dulu untuk memastikan sebelum mencobanya lagi di printer.
Baris plat nomor tidak muncul padahal saya butuh
Baris itu hanya tampil bila toko Anda punya jenis unit berprofil kendaraan. Periksa data master jenis item: kalau tidak satu pun berprofil kendaraan, aplikasi menganggap plat nomor tidak relevan untuk toko ini.
Hasil pindai QR nota berbeda dengan QR stiker
Memang berbeda dan disengaja. QR pada nota berisi alamat pelacakan untuk pelanggan; QR pada stiker berisi kode cari polos untuk keperluan internal. Keduanya tetap dikenali aplikasi HP.