Pengaturan Gaji dan Bagi Hasil Teknisi Otomatis

Tingkat Menengah Peran Owner/Admin Modul Payroll, Repair Management Estimasi 20 menit
Diperbarui

Pengaturan bagi hasil Automan dan rincian slip teknisi dari pekerjaan yang tercatat Tiga tahap yang terhubung: aturan karyawan, aturan khusus per layanan, lalu rincian komisi hingga status lunas.

Bagi hasil adalah sumber gesekan klasik toko servis: teknisi merasa mengerjakan banyak, catatan owner bilang lain. Automan memotong debat itu dengan satu prinsip: bagi hasil dihitung dari log pengerjaan — data yang diisi teknisi sendiri saat bekerja.

Sekali aturan per karyawan disetel (persen dari jasa, atau nominal tetap), angka hak masing-masing terkumpul otomatis dan tinggal dibayarkan lewat penggajian.

Yang perlu disiapkan

  • Modul Payroll/Penggajian aktif.
  • User karyawan (teknisi) sudah dibuat.

Langkah-langkah

  1. Buka pengaturan penggajian

    Di Pengaturan → Transaksi → Penggajian, seluruh aturan gaji dan bagi hasil dikelola dari satu tempat.

    Halaman pengaturan penggajian pada Pengaturan Transaksi Penggajian
    Semua aturan gaji & bagi hasil dari satu tempat.
  2. Isi Gaji Pokok lebih dulu, sebelum menyentuh bagi hasil

    Ada tabel Gaji Pokok tersendiri di halaman yang sama, dengan tombol Tambah baru. Isi ini dulu untuk tiap karyawan. Toko yang langsung meloncat ke bagi hasil sering lupa bahwa sebagian orang — kasir, admin, cleaning — tidak pernah muncul di log pengerjaan sama sekali, jadi bagi hasil tidak akan pernah menghitung mereka.

    Mengaktifkan fitur Bagi Hasil
    Aktifkan dulu — tabel aturan menjadi tersedia.
  3. Nyalakan Aktifkan Bagi Hasil, lalu tentukan Hitung Bagi Hasil Saat

    Dua saklar berpasangan. Setelah Aktifkan Bagi Hasil menyala, muncul pilihan Hitung Bagi Hasil Saat dengan dua opsi: Final Status atau Take Off. Final Status menghitung begitu pekerjaan dinyatakan selesai; Take Off menunggu sampai unitnya benar-benar diambil pelanggan. Pilihan ini menentukan kapan hak teknisi lahir — dan itu pertanyaan yang lebih baik dijawab sekarang daripada saat ada yang menagih.

    Tambah aturan Bagi Hasil Layanan dan memilih karyawan
    Aturan dibuat per karyawan.
  4. Tambah aturan bagi hasil per karyawan

    Ada dua tabel aturan: Bagi Hasil Layanan (dari biaya jasa) dan Bagi Hasil Suku Cadang (dari part). Klik Tambah Baru pada tabel yang sesuai, pilih karyawan yang diatur bagi hasilnya, lalu aktifkan aturan umumnya.

    Pilihan satuan perhitungan persentase dari biaya jasa atau nominal tetap
    Persen dari jasa, atau nominal tetap — pilih sesuai kesepakatan.
  5. Pilih satuan perhitungan: persentase atau nominal tetap

    Dua model tersedia: persentase dari biaya jasa layanan (contoh: teknisi dapat 30% dari tiap jasa yang ia kerjakan) atau nominal tetap per layanan. Isi angkanya lalu Simpan.

    Log pengerjaan servis sebagai sumber perhitungan bagi hasil
    Siapa mengerjakan (di log), dia yang tercatat berhak.
  6. Pahami sumbernya: log pengerjaan

    Bagi hasil dihitung dari layanan pada log pengerjaan servis — inilah alasan log harus diisi jujur oleh teknisi yang mengerjakan. Siapa mengerjakan, dia yang tercatat berhak.

    Tabel aturan bagi hasil dan akumulasi otomatis dari transaksi
    Terakumulasi otomatis — tanpa rekap buku tulis.
  7. Cek rekap bagi hasil berjalan

    Aturan yang tersimpan tampil di tabel Bagi Hasil Layanan, dan hasil hitungannya terakumulasi otomatis dari transaksi — tanpa rekap manual di buku tulis.

    Proses penggajian per karyawan pada menu Transaksi Penggajian
    Gajian tercatat rapi; kas kantong terpotong benar.
  8. Rapikan Slip Gaji sebelum ada yang menerimanya

    Seksi Slip Gaji menentukan apa yang dibaca karyawan: Judul Slip, Tampil Logo, Tampil Detil Tunjangan, Tampil Detil Potongan, Tampil Informasi, plus Tampil TTD Perusahaan dan Tampil TTD Karyawan. Saran dari pengalaman: nyalakan detil tunjangan dan potongan. Slip yang cuma menampilkan angka bersih selalu memancing pertanyaan, dan pertanyaan itu selalu datang ke Anda.

  9. Pahami Mode Lihat: Private atau Public

    Pengaturan ini menentukan apakah seorang karyawan bisa melihat data penggajian orang lain. Private berarti tiap orang hanya melihat miliknya sendiri. Untuk hampir semua toko, Private adalah jawabannya — gaji yang saling terlihat adalah sumber gesekan yang tidak sebanding dengan manfaatnya.

  10. Proses penggajian dari menu Transaksi → Penggajian

    Saat waktunya gajian, buka Transaksi → Penggajian: komponen gaji dan bagi hasil terkumpul per karyawan, pembayarannya tercatat (bisa sekali lunas atau bertahap), dan kas kantong ikut terpotong benar.

Hasil akhir

Bagi hasil terhitung otomatis dari log pengerjaan sesuai aturan per karyawan (persen/nominal), dan penggajian dibayarkan dengan jejak rapi — tanpa rekap manual dan tanpa debat "kemarin saya kerjakan berapa".

Kalau ada kendala

Bagi hasil teknisi tidak terhitung

Cek tiga hal berurutan: fitur bagi hasil aktif, aturan untuk karyawan tersebut ada di tabel Bagi Hasil Layanan, dan log pengerjaannya memakai akun teknisi itu (bukan akun orang lain).

Dua teknisi mengerjakan satu unit

Masing-masing mencatat log pengerjaannya sendiri dengan akunnya — bagi hasil mengikuti layanan pada log masing-masing.

Ingin aturan berbeda per jenis layanan

Mulai dari aturan umum per karyawan dulu (paling mudah dirawat). Kebutuhan yang lebih rinci bisa diatur bertahap setelah pola bagi hasil toko terbentuk.