Cara Pelanggan Cek Status Servis
“Mas, punya saya sudah jadi belum?”
Satu pertanyaan itu diulang belasan kali sehari, memotong pekerjaan teknisi, dan jawabannya tetap sama: belum. Halaman lacak memindahkan pertanyaan itu ke tangan pelanggan sendiri.

Yang membedakan alur ini dari sekadar “share lokasi status”: semua informasi yang tampil di halaman publik dikontrol toko lewat pengaturan — dari sekadar status ringkas sampai checklist dan riwayat pengerjaan, keputusannya di tangan Anda.
Yang perlu disiapkan
- Fitur Lacak Servis aktif.
- Template nota/WhatsApp tersedia bila ingin menyisipkan link otomatis.
Langkah-langkah
-
Pastikan servisan punya kode lacak (Kode Cari)
Setiap unit servis mendapat kode lacak publik — di aplikasi berlabel "Kode Cari". Cek pengaturannya di Pengaturan → Perbaikan → Lacak Servis.
Setiap unit servis punya kode lacak publiknya sendiri. -
Tampilkan kode/QR di nota, atau kirim link via WhatsApp
Kode dan QR bisa dicetak pada nota terima; link lacak juga bisa dikirim lewat pesan WhatsApp.
Kode dan QR tercetak di nota; link juga bisa dikirim via WhatsApp. -
Sisipkan %URLTRACK% di template WhatsApp
Bila memakai WhatsApp, tambahkan variabel %URLTRACK% pada template — sistem menggantinya dengan link lacak unit tersebut secara otomatis.
Variabel %URLTRACK% diganti sistem menjadi link lacak unit itu. -
Atur informasi yang boleh dilihat pelanggan
Lewat toggle di pengaturan lacak: checklist kondisi, siklus pengerjaan, daftar jasa/sparepart, tombol login — toko yang memutuskan mana yang tampil.
Toko yang memutuskan informasi apa saja yang tampil ke publik. -
Minta pelanggan membuka halaman tracking dan memasukkan kode
Uji sendiri sekali dari HP: scan QR/buka link, masukkan kode, pastikan yang tampil sesuai keputusan toko.
Uji sendiri sekali dari HP sebelum dipakai ke pelanggan.
Hasil akhir
Pelanggan bisa mengecek status servis secara mandiri, dengan data yang dibatasi sesuai pengaturan toko — pertanyaan status berulang berkurang.
Kalau ada kendala
Pelanggan tidak bisa membuka halaman lacak
Cek kembali URL, kode lacak, dan domain toko Anda — pastikan yang tercetak di nota sama dengan yang aktif.
Data yang tampil terasa terlalu banyak
Buka toggle privacy di pengaturan lacak dan matikan bagian yang tidak ingin ditampilkan publik.
Link WhatsApp tidak keluar
Cek template (variabel %URLTRACK%) dan status koneksi WhatsApp toko.