Retur Servis: Barang dan Uangnya Harus Diputuskan

Tingkat Menengah Peran Kasir, Owner Modul Repair Management, Returns, Inventory, Reports Estimasi 15 menit
Diperbarui

Unit yang sudah diserahkan kembali lagi ke meja Anda. Sparepartnya bermasalah, hasilnya dikomplain, atau pelanggan berubah pikiran.

Pertanyaannya selalu sama dan selalu bikin ragu: barangnya diapakan, dan uangnya bagaimana. Automan memaksa keduanya dijawab — bukan dibiarkan menggantung.

Ilustrasi: Cara Retur Servis di Automan

Dua hal yang membuat retur di Automan aman diikuti: retur selalu menunjuk transaksi asal (tidak ada hapus-buat-ulang), dan keputusan yang harus diambil kasir dibatasi jelas — item mana, kondisinya apa, kompensasinya bagaimana. Perhitungan nilai dan statusnya biar sistem yang mengerjakan.

Yang perlu disiapkan

  • Transaksi servis asal tersedia di sistem.

Langkah-langkah

  1. Buka menu Perbaikan → Retur

    Retur servis dicatat sebagai transaksi sendiri — bukan dengan mengedit atau menghapus nota asal.

    Menu Repair Retur terbuka, siap membuat transaksi retur servis baru
    Retur = transaksi sendiri, bukan edit/hapus nota asal.
  2. Pilih transaksi servis asal

    Retur selalu menunjuk nota asalnya, supaya nilai dan riwayatnya tersambung.

    Pemilihan transaksi servis asal yang akan diretur
    Retur selalu menunjuk nota asal supaya riwayat tersambung.
  3. Pilih item yang diretur

    Tandai jasa atau sparepart yang dikembalikan. Kolom Qty Retur tidak bisa melebihi sisa yang boleh diretur.

    Daftar jasa dan sparepart pada nota asal dengan qty yang boleh diretur
    Qty retur tidak bisa melebihi sisa yang boleh diretur.
  4. Tentukan kondisi barang di kolom Kondisi

    Tiga pilihan yang saling meniadakan, dan pilihan Anda menentukan nasib uangnya. Kembali ke Stok: barang masih layak, stoknya naik lagi. Rusak (Klaim Garansi): masih bisa ditagihkan ke pemasok, namanya pindah ke daftar Produk Rusak. Rusak / Dibuang: hangus, ditanggung toko.

    Kolom Kondisi pada retur servis: Kembali ke Stok, Rusak (Klaim Garansi), atau Rusak / Dibuang
    Kondisi menentukan arah barang: kembali ke stok, daftar Produk Rusak, atau hangus.
  5. Tentukan kompensasi

    Refund, atau ganti dengan barang yang sama persis sesuai aturan. Pada nota belum lunas, nilai retur memotong sisa utang lebih dulu — refund hanya untuk kelebihannya.

    Pilihan kompensasi retur: refund atau ganti barang yang sama
    Pada nota belum lunas, nilai retur memotong sisa tagihan lebih dulu.
  6. Simpan retur

    Sistem menghitung ulang status pembayaran nota asal secara otomatis.

    Retur tersimpan dan status pembayaran nota asal dihitung ulang otomatis
    Status lunas/belum pada nota asal dihitung ulang oleh sistem.
  7. Cek stok, status pembayaran, dan catatan transaksi asal

    Pastikan stok bergerak sesuai kondisi yang dipilih dan status nota asal sudah dihitung ulang.

    Pengecekan kartu stok dan catatan retur pada transaksi servis asal
    Pastikan stok bergerak sesuai kondisi yang dipilih.

Hasil akhir

Barang balik tercatat sebagai transaksi retur yang menunjuk nota asal; stok, utang/piutang, dan laporan terkoreksi lewat jalur yang bisa ditelusuri.

Kalau ada kendala

Qty retur ditolak

Qty tidak bisa lebih besar dari sisa yang boleh diretur pada transaksi asal — cek retur sebelumnya di nota yang sama.

Barang pengganti tidak bisa dipilih bebas

Memang disengaja: pengganti harus produk yang sama persis supaya harga modal dan laporan tetap akurat.

Pelanggan minta uang kembali, bukan diperbaiki ulang

Itu keputusan kebijakan toko, bukan batasan sistem. Automan mencatat kompensasi apa yang Anda pilih. Yang harus konsisten: apa pun keputusannya, nasib sparepart yang terlanjur terpakai tetap harus ditentukan.

Retur ini masih garansi atau sudah kerusakan baru

Bandingkan dengan riwayat servis sebelumnya dan masa garansi yang tercetak di nota ambil. Kalau keluhannya berbeda dari yang dulu dikerjakan, itu servisan baru — bukan retur.